Kata Kata Sakti untuk Mendongkrak Penjualan Anda

Kata Kata Sakti untuk Mendongkrak Penjualan Anda – Banyak pedagang lesu melihat jualannya yang kurang laku. Tapi penjualan yang kurang laku ini bisa juga terjadi karena kata kata dari pedagang yang kurang mengikat konsumen sehingga jualannya tidak laku. Gunakanlah kata kata yang bisa mengikat konsumen hingga pada alam sadar mereka sehingga penjualan anda bisa meningkat.

Cobalah gunakan beberapa kata kata ini untuk mendeskripsikan produk anda agar bisa mendongkrak penjualan anda dan menarik perhatian konsumen

Anda

Ini merupakan kata yang paling kuat. Banyak pemasar mengatakan bahwa ini sangat pengaruh pada kata kata seperti uang. Para pelanggan ingin merasa anda berbicara langsung dengan mereka dengan kata “Anda” karena terdengar lebih baik dibandingkan kata lain.

Tanpa kita sadari, kita semua agak egosentris. Deskrpsi produk yang ada ini lebih fokus kepada kita, koneksi alam sadar pun telah di buat. Lihatlah deskripsi produk anda dan langsung tangani prospek. Gunakan kata “anda” , “milik anda” dan kata lainnya untuk bisa berhubungan dengan pelanggan.

Baru

Ketika mendengar kata baru, secara tidak sadar pelanggan bisa tertarik, bersemangat hingga ingin melihat yang di tawarkan. Menurut beberapa studi, prilaku tersebut bisa menarik pembeli dengan label “baru”.

Seperti halnya Apple ketika memberikan desain iphone5, desain baru dengan teknologi baru. Walaupun terlihat berlebihan tapi akhirnya berhasil. Konsumen memiliki hubungan positif pada segala hal yang baru.

Gratis

Gratis bukan soal harga saja, tapi ini menjadi pemicu utama yang emosional dan sumber kegembiraan irasional. Anda perlu tahu bahwa perasaan anda makan prasman, dimana anda kenyang tapi anda ingin makan lagi karena gratis.  Disimpulkan bahwa dengan kata gratis ini menunjukkan keenganan manusia pada kerugian. Dengan kata gratis ini bisa meningkatkan pembelian.

Garansi

Barang rusak pastinya dikaitkan dengan kata “Garansi”. Kata garansi ini bisa menarik konsumen sebagai pemicu emosional seperti keamanan dan kepercayaan. Ini telah menjadi pengaman pada barang yang anda beli. Dengan adanya garansi ini, maka konsumen akan merasa puas pada pembelian mereka. Atau ketika anda sudah membelinya, tapi ternyata merasa rugi atau tidak menyukainya, maka bisa mengembalikan barang tersebut.

Baca juga :

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *